Ringkasan Materi Kultum dan Nasehat

Belajar Agama Islam Dengan Mudah Karena Islam itu Mudah

Mengapa Waktu Tidak Menjadi Sahabat Anda ? Lupa ataukah Tidak Tahu ?

Waktu, manusia hidup tidak bisa lepas dengan waktu, waktu sering diibaratkan sebagai pedang, waktu juga diibaratkan uang dan waktu juga sering diibaratkan umur. Dan pernahkan kita setiap saat memikirkan waktu yang setiap hari terus berjalan dan berputar ?
Seperti berjalan tak mau diganggu. Seperti berlari tak mau berhenti. Kesibukan demi kesibukan menarik kita kesana kemari. Denting waktu tak terasa menyapa jiwa. Tiba-tiba kita menjadi semakin tua. Tak ada cita-cita, yang ada hanya rutinitas yang membuat terlena dan terpaksa. Terlena karena kita menikmatinya dan terpaksa karena merasa tak ada pilihan lain. Untuk sebuah hidup yang kelak kita dimintai pertanggungjawabannya. Untuk sebuah waktu yang setiap detik selalu memburu hidup kita. Sampai kapan ia berlalu seperti ini. Tanpa makna, begitu0begi saja. Apakah sampai malaikat itu mendekat, dan memegang nyawa kita erat-erat. Atau sebenarnya masih ada waktu untuk bercermin. Sudah seberapa dekat kita dengan Allah kita. Sudah seberapa pantas kita memasuki surgaNya?

Mungkin kita masih terlampau jauh. Mungkin kita masih teramat sangat tidak pantas. Tapi kita masih punya kesempatan dan keinginan untuk berubah. Lihatlah daun daun sudah menguning. Rumput-rumput sudah tidak lagi hijau. Semua sudah berubah sekarang. Tapi diri kita tetap saja tidak berubah. Masih nakal seperti dulu. Masih merasa anak anak dan pengen dianggep sebagai anak anak terus. Tak ada yang berubah kecuali usia kita yang bertambah. Pengetahuan kita masih sama, ilmu kita juga masih sama. Kita masih awam dan akan selalu merasa awam. Kita bersembunyi dari label awam. Karena kesibukan yang menyita kesempatan kita untuk lebih kenal denganNya.

Kuliah ada semesternya, sekolah juga ada kelasnya. Selalu tumbuh, berkembang, naik hingga akhirnya lulus. Bekerja dan naik jabatan. Profesi dan juga otomatis gaji. Semuanya diupayakan naik sesuai dengan umur dan usia serta kebutuhan kita. Tapi kenapa soal agama kita hanya puas di level awam saja? Apakah itu tandanya kita tidak membutuhkan pengetahuan agama? Karena dari dulu hingga sekarang ternyata pengetahuan kita tidak bertambah. Kawan, ramadhan sebentar lagi menjelang. Saatnya merubah diri, menjadi hamba yang lebih baik lagi. Aku tahu kamu mampu, meski lelah kakimu melangkah dan berat hati tuk berubah…

Filed under: Cerita Motivasi, Materi Kultum, , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: