Ringkasan Materi Kultum dan Nasehat

Belajar Agama Islam Dengan Mudah Karena Islam itu Mudah

Manfaat Antara Sedekah dan Menabung

Teringat dengan sinetron religi Para Pencari Tuhan, ketika istri Asrul berbicara pada padanya: “saat ini apa yang kita bisa banggakan dari hidup kita bang….tidak ada kan…tetapi ketika abang menyatakan memulai menabung untuk berangkat haji…itulah kebangganku sebagai istri abang, disaat orang lain menganggapnya sebagai suatu hal yang mustahil…”

Itu hanya sebagai wacana ringan saja Sobat… tetapi ada yang lebih penting untuk di bahas dan disimak. Sekali-sekali, barangkali kita perlu introspeksi. Kok kita lebih mematuhi pemerintah ketimbang Yang Maha Memerintah? Ini beneran! Buktinya, untuk pemerintah saja kita rela membayar pajak 10 persen. Lha, giliran untuk Yang Maha Memerintah kita ogah-ogahan bersedekah 10 persen. Yah, barangkali otak kiri kita terlalu kuat. Sukanya hitung-hitungan.

Ngomong-ngomong, kenapa sih saya menganjurkan derma, sumbangan, dan sedekah minimal 10 persen dari pendapatan kotor? Nah, ada ceritanya. Begini. Tentu kita maklum, setiap kali kita bersedekah, maka Yang Maha Membalas akan membalas kita minimal 10 kali lipat. Apapun agama kita.

– Kalau bersedekah Rp10.000, akan dibalas Rp100.000 atau setara.
– Kalau bersedekah Rp100.000, akan dibalas Rp1.000.000 atau setara.

Sekarang, dibalik. Katakanlah Anda sedang berhutang Rp1.000.000. Lantas, berapa yang harus Anda sedekahkan? Betul sekali, minimal Rp100.000. Dengan kata lain, sepersepuluh atau 10 persennya. Setelah bersedekah segitu, mudah-mudahan hutang Anda akan lunas segera. Yang penting yakin!

Contoh lain. Katakanlah Anda sedang sakit dan biaya berobatnya Rp100.000. Lantas, berapa yang harus Anda sedekahkan? Lagi-lagi betul, Rp 10.000. Dengan kata lain, sepersepuluh atau 10 persennya. Setelah bersedekah segitu, mudah-mudahan sakit Anda akan sembuh segera. Yang penting yakin!

Ah, apa iya bisa begitu? Lho, bukankah Sang Teladan sendiri yang bilang, “Belilah semua kesulitan dengan sedekah.” Artinya, seluruh masalah bisa disolusiin dengan sedekah:
– melunasi hutang
– mengatasi kerugian
– mengatasi kebankrutan
– meningkatkan profit
– meningkatkan omset
– melancarkan urusan
– menyembuhkan penyakit
– memanjangkan umur
– menghindari musibah

Pokoknya, sedekah kah-kah-kah, bikin berkah kah-kah-kah, dan berlimpah pah-pah-pah. Setujukah kah-kah-kah? (Hehehe, ini bukan echo. Ini asli!)

Filed under: Ilmu Cerdas, , , , ,

2 Responses

  1. dira says:

    Nasehat yang baik sekali…
    Salam kenal,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: