Ringkasan Materi Kultum dan Nasehat

Belajar Agama Islam Dengan Mudah Karena Islam itu Mudah

Berfikir Memilih Pc

PEMILIHAN KOMPUTER SESUAI KEBUTUHAN

WALAUPUN setiap hari kita mendengar istilah IT (Information Technology), kadang sulit untuk membayangkannya secara menyeluruh dan mendalam. Di satu sisi kita memahami, IT yang dapat membuat pekerjaan lebih cepat, lebih efisien, lebih hemat, dan hidup menjadi lebih baik. Tapi, bayangkan bagaimana sebaliknya? IT membuat hidup semakin rumit, pemborosan dana, dan menghabiskan waktu Anda?Kecenderungan yang sedang populer, banyak perusahaan berlomba-lomba menghabiskan dananya untuk implementasi IT. Bahkan, ada di antaranya mengklaim bisa menaikkan nilai jual saham perusahaan mereka di bursa saham. Hampir semua diberi embel-embel dengan satu suku kata “e”.

Kita selalu tahu apa dan bagaimana yang seharusnya baik. Namun, hal yang paling sulit adalah melakukannya. Tantangan terbesar dalam implementasi IT di negara kita adalah budaya dan cara kerja kita. Memiliki sistem yang baik tanpa tahu cara menjalankannya secara tepat adalah sia-sia. Tentu saja IT sangat membantu jika tidak hanya dijadikan sebagai tren, tetapi lebih ditekankan bagaimana pemakainya dapat menggunakannya secara maksimal.

Merek atau rakitan

Berbicara mengenai IT tidak akan terlepas dari sebuah perangkat yang disebut server. Di dalam lingkungan komputer, banyak hal yang selalu diperdebatkan demikian sengitnya. Misalnya melihat argumentasi kaum surealis Mac melawan pengguna PC ataupun para pengguna Linux dan Windows. Dan, salah satu yang cukup sering diperdebatkan adalah memilih komputer bermerek (branded) atau komputer rakitan, tidak terkecuali dalam masalah server.

Kecenderungan berpikir bahwa server branded lebih baik daripada server rakitan adalah tidak benar. Berbagai server yang dipasarkan oleh merek terkemuka pada umumnya memiliki komponen yang sama dengan yang ditemukan di pasaran. Bisnis model ini kita kenal dengan istilah OEM (Original Equipment Manufacturing). Jika cukup jeli, maka Anda pun dapat membangun server dengan komponen yang sama atau lebih baik. Dari sisi harga tentu server rakitan memiliki keunggulan dan fleksibilitas dalam memilih spesifikasi yang diinginkan.

Berbagai server yang dominan dipergunakan adalah server berbasis PC yang dikembangkan berdasarkan arsitektur IBM PC. Popularitas server berbasis PC ini tidak terlepas dari luasnya dukungan industri dan arsitektur yang bersifat terbuka. Dengan mengadopsi perangkat keras yang standar, server berbasis PC memiliki biaya produksi yang rendah. Perkembangan teknologi prosesor yang berbasis Intel akhir-akhir ini mencapai kecepatan yang luar biasa, telah mendorong pelaku IT untuk memilih alternatif server berbasis PC. Sedangkan dilihat dari sisi kinerja maupun harga, server PC boleh dikatakan telah mengungguli berbagai server berbasis RISC.

Membangun sebuah server rakitan yang andal bukan sebuah pekerjaan yang sulit. Yang diperlukan hanyalah pengetahuan yang baik terhadap kualitas dari merek-merek komponen

yang beredar di pasaran. Server biasanya memiliki beban kerja yang lebih berat daripada komputer biasa, dan umumnya bekerja terus-menerus 24 jam sehingga komponen yang dimilikinya harus memiliki keandalan yang lebih tinggi. Gangguan pada server dapat mengakibatkan aktivitas di dalam jaringan terganggu atau bahkan terhenti. Biasanya kita sebut down-time. Tingkat down-time ini akan mempengaruhi produktivitas dan kinerja perusahaan.

Memilih server tidak perlu menjadikan kita technophobia. Anda tidak perlu menggunakan prosesor berkecepatan 3.0 GHz hanya untuk sebuah e-mail server yang melayani 20 orang. Pertimbangan dalam memiliki sebuah server harus didasari pada kebutuhan komputasi kita, dan ini biasanya berdasarkan sistem operasi dan aplikasi yang dipergunakan, luas jaringan, dan jumlah pemakai di dalamnya. Terakhir tentu saja dana kita. Sebuah server yang ideal adalah yang sanggup menjalankan operating system yang dipergunakan secara efisien dan stabil.

Memilih prosesor

Server berbasis Pentium III Tualatin 512 kb L2 cache masih merupakan model yang paling banyak ditemukan saat ini. Penerus Pentium III yang kita ketahui adalah Pentium 4. Pada aplikasi entry server, prosesor Pentium 4 banyak dipakai. Disamping itu, kita akan menjumpai prosesor Xeon. Prosesor Xeon ini merupakan varian dari Pentium 4. Secara garis besar kedua prosesor ini memiliki core yang sama. Hanya pada prosesor Xeon, Intel menambahkan kemampuan multiprocessing dan desain soket yang berbeda dengan jumlah 603 pin.

Pentium 4 hanya dapat berjalan pada sistem yang berprosesor tunggal. Jika saat ini Anda berencana membeli sebuah server baru, maka generasi prosesor Intel terbaru ini dapat Anda jadikan pertimbangan utama, mengingat harga dan antisipasi up-grade prosesor berkecepatan lebih tinggi. Pentium III telah mencapai batas kecepatannya dan dari sisi harga tidak ada perbedaan yang signifikan di antara mereka.

Selain prosesor dari Intel, saat ini AMD juga mencoba memasuki lahan bisnis server dengan meluncurkan prosesor AMD AthlonMP. Produk ini cukup mendapatkan respons yang positif dari pasar karena memiliki kinerja yang sangat baik serta harga yang terjangkau. Prosesor AMD memiliki kinerja yang sejajar dengan prosesor produksi Intel, bahkan unggul pada aplikasi yang membutuhkan komputasi titik-ambang.

Isu miring mengenai permasalahan kompatibilitas pada prosesor AMD sudah tidak ada lagi, hanya bagi yang terbiasa dengan prosesor Intel, panas yang dihasilkan oleh prosesor buatan AMD memang cukup mengejutkan. Di dalam implementasi memang banyak hal-hal yang ideal. Tetapi, keterbatasan dana bisa melahirkan banyak alternatif. Anda dapat membangun sebuah server yang baik dan cocok, bahkan dengan konfigurasi prosesor Celeron ataupun AMD Duron.

Kestabilan

Jika prosesor adalah otak komputer, maka motherboard merupakan rumah dan saraf dari otak tersebut. Fitur sebuah motherboard tergantung pada jenis chipset yang dipergunakan. Chipset dapat dikatakan sebagai jantung dari sebuah komputer.

Beberapa jenis motherboard dapat menggunakan dua atau lebih prosesor. Pada sistem ini kita sebut sebagai multiprocessing. Selain kecepatan, multiprocessing juga menawarkan kelebihan dalam komputasi multithread, khususnya pada lingkungan yang menjalankan beberapa aplikasi secara simultan.

Teknologi chipset terbaru telah melahirkan banyak model motherboard yang khusus dirancang untuk keperluan server. Chipset multiprosesor yang andal biasanya berasal dari ServerWorks ataupun Intel. Perusahaan AMD sendiri memiliki chipset jenis 760MP yang dikhususkan untuk aplikasi server multiprosesor.

Untuk membangun sebuah server kecil, berbagai motherboard yang berbasis chipset Intel maupun VIA sudah cukup andal. Pilihan merek motherboard yang terkemuka karena biasanya memiliki kestabilan yang lebih baik, dan untuk itu mungkin Anda harus membayarnya dengan harga yang lebih mahal.

1

Sandisk Extreme III 2GB

The best score read

10% faster write

2

Corsair 512MB CMFCF50-512

Max 2MB suitable for high end digital camera and very low latency speed

3

Kingston 1GB Elite Pro

Competative compare Corsair

4

Sandisk Ultra II 1GB

Enough speed, and low write performance. Target for 5Mpix digital camera

Filed under: Komputer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: